Category: Sinopsis

Dec

Romansa Dibalik Film Hanum Dan Rangga

Film Hanum dan Rangga diangkat dari sebuah novel karya dari putri Amin Rais yaitu Hanum Rais. Cerita ini diangkat dari kisah nyata kehidupan antara Hanum dan Rangga. Film ini menceitakan pengujian untuk mempertahankan cinta setelah menikah. Pembukaan sinopsis yang ditulis Hanum “Real Love is tested after marriage”bahwa cinta sejati akan diuji setelah menikah. Kisah ini menceritakan dilemma yang dialami seorang wanita karier, antara mengejar sebuah impian atau menjaga keutuhan keluarga. Suara seorang suami yang tetap menjaga perasaan seorang istri tanpa mengorbankan harga diri.

Kisah Inspirasi Yang Diangkat Dari Novel

Kisah ini merupakan cerita yang diangkat dari kisah nyata antara Hanum dan Rangga. Hanum merupakan seorang wanita yang mengimpikan untuk bekerja menjadi sebuah produser meliputi dunia Islam-Amerika di salah satu stasiun TV. Latar belakang dari Islam Phobia Hanum (Acha septriasa) berhasil meyakinkan suaminya Rangga Almahendra (Rio Dewanto) untuk meraih impiannya bekerja di Global New York Television (GNTV).

Kesempatan ini datang dengan tawaran dari Andy Cooper untuk menjadi salah satu produser film yang meliputi dunia Islam-Amerika di Global New York TV (GNTV). Tawaran kesempatan ini hal yang mustahil untuk ditolak oleh Hanum, karena sejak lama sudah dicita-citakannya. Rangga yang memahami impian istrinya mengizikan Hanum untuk menerima tawaran Cooper tersebut meskipun Rangga sendiri harus menunda riset dan belajarnya di Wina.

New York yang romantis, menawarkan suasana yang magis, namun menciptakan suasana yang ironis. Hanum yang sibuk dalam kesehariannya bekerja, menjauhkan hubungannya dengan Rangga. Ranggapun mengisis kekosongan dengan mendaftarakn diri bekerja tanpa dibayar di Perpustakaan Philipus Brown. Disinilah azzima Hussein muncul rasa suka terhadap Rangga, yang akan membuat Hanum cemburu.

Mampukah Hanum melawan pesona yang ditebarkan oleh Cooper maupun New York City? Akankah Rangga mampu mempertahankan cinta sejatinya dari segala impiannya?

Keimanan, Cinta, dan Kesetiaan

Film yang diproseduri Manoj Punjabi ini berhasil mengangkat kisah ini dengan sangat apiknya yang menampilkan bahwa islam itu indah. Film yang diangkat dari sebuah novel karya Hanum Salsabiel Rais dan Rangga Almahendra (2015)  memberikan kisah bahwa islam itu indah dengan mempertahankan dan memperkuat cintanya. Kisah ini tidak hanya menawarkan kemegahan dan romansanya New York, tetapi juga memberikan pengalaman kisah cinta Agen Poker Terbaik yang harus dijaga setelah menikah.

Kota New York menjadi prolog dalam kisah ini yang menggambarkan kisah cintara pasangan suami dan istri yang menjalani kehidupan di negeri orang. Kisah istimewwa dari film ini memberikan tentang keimanan, cita-cita, kesetiaan menjadi daya tarik tersendiri.

Rangga almahendra (rio Dewanto) menampilkan karakter yang penuh kesabaran dan nrimo dalam menghadapi segala persoalan yang ada. Cinta mereka diuji ketika hanum mulai sibuk dan kerap pulang larut malam. Sedangkan Rangga yang sering bersama dengan Azzemi Hussein yang membuat hati Hanum merasa cemburu.

Cinta sejati memang diuji setelah pernikahan. Mereka mempertahankan cintanya meski dibalut impiannya masing-masing. Penulis Novel aslinya Hanum menjelaskan “bahwa cinta itu lebih susah untuk dipertahankan daripada dikejar.”

Film ini disutradarai oleh Benni Setiawan. Pemain pendukung lainnya yang terlibat adalah titi Kamal, Timo Scheunemann, Alex Abbad, Alexandra Gottardo. Syuting pembuatan film ini sekitar 4 pekan di sejumlah kota di Amerika Serikat dan Indonesia. Jadi film ini memberikan sebuah inspirasi dan pengalaman cerita kepada penonton tentang tantangan mempertahankan sebuah cinta yang disisi lain ingin meraih apa yang telah diimpikan.

Jun

‘ALAS PATI’ Teror Hutan Kematian Rilis 24 Mei 2018

Belasan tahun dikenal sebagai pemain sinetron, Nikita Willy akhirnya mulai mencoba peruntungan di film layar lebar sebagai aktris. Pada tahun 2017 kemarin misalnya, perempuan cantik berusia 23 tahun ini terlibat dalam tiga film yakni FROM LONDON TO BALI, TOTAL CHAOS dan GASING TENGKORAK. Dari ketiga film itu, GASING TENGKORAK yang paling sukses dan menarik ratusan ribu penonton. Tak heran kalau Nikita setuju main horor lagi.

 

Bekerjasama lagi dengan sutradara Jose Poernomo, Nikita siap merilis ALAS PATI pada 24 Mei 2018 ini. Seperti judulnya, ALAS PATI bermakna sebagai hutan kematian dan memang akan menyorot teror mencekam di hutan. Dalam film yang naskahnya digarap oleh Jose dan Aviv Elham itu, Nikita berperan sebagai seorang Youtuber bernama Raya yang memang suka merekam video di tempat-tempat unik dan cerita aneh.

 

Raya lalu mengajak keempat temannya, Vega (Stefhanie Zamora), Jesi (Naomi Paulinda), Rendy (Roy Sungkono) dan Dito (Jeff Smith) untuk pergi ke hutan angker yang dijuluki Alas Pati. Mereka nekat membuat vlog mengenai kuburan misterius di hutan mati itu supaya channel Youtube mereka jadi viral dan laris. Namun sesampainya di Alas Pati, kelima anak muda ini malah menemukan kuburan aneh dengan mayat-mayat yang dibiarkan terbujur di atas bambu yang diyakini masyarakat kalau arwah para mayat itu gentayangan.

 

Sejak kejadian itu, Raya dan teman-temannya pun langsung mengalami berbagai peristiwa aneh dan teror agen togel menyeramkan. Mereka pun terkena insiden sehingga meninggalkan Jesi di tengah hutan. Jika melihat sinopsis yang ada, ALAS PATI tampaknya akan menyuguhkan teror serupa dengan film horor Amerika, THE FOREST (2016) yang mengangkat kisah horor di hutan kematian Aokigahara, Jepang.

 

Ketagihan Main Horor, Nikita Willy Tak Pakai Stuntwoman

 

Saat merilis GASING TENGKORAK pada Oktober 2017 lalu, Nikita memang tak menampik kalau dirinya ketagihan terlibat syuting film horor. Terpukau dengan profesionalisme tim film horor, Nikita pun berhasrat bisa terlibat lagi dengan Jose, seperti dilansir detikHOT. Meskipun begitu Nikita tak menampik jika saat syuting GASING TENGKORAK, dia sempat merasakan ketakutan saat harus syuting berdua saja dengan kameramen di tempat yang gelap dan sendirian.

 

Sementara untuk ALAS PATI, Nikita rupanya dituntut harus melakukan berbagai adegan ekstrim di hutan seperti harus panjat tebing hingga lompat dari ketinggian. Yang hebat demi menjalani berbagai adegan itu, Nikita ternyata enggan dibantu oleh stuntwoman. “Awalnya memang ditawari untuk pakai peran pengganti, tapi aku bilang nggak mau. Aku mau lakuin semua adegan sendiri dan terlibat total meskipun adegannya cukup berbahaya.”

 

‘ALAS PATI’ Film Horor Pertama Jose di 2018

 

Keterlibatan Nikita dalam ALAS PATI memang tak bisa dilepaskan dari sosok Jose. Sepanjang perjalanannya sebagai sutradara sejak tahun 2001, Jose setidaknya sudah merilis 22 judul film. Dari film-film itu, mayoritas memang bergenre horor. Film horor pertama Jose yakni JELANGKUNG (2001) bahkan dianggap sebagai salah satu film horor terbaik Indonesia. Jose kemudian mencoba kembali lagi ke genre horor usai kegagalan SUNSHINE BECOMES YOU (2015) lewat JAILANGKUNG (2017).

 

Tak main-main, di 2017 kemarin Jose merilis tiga judul film horor dengan dua lainnya adalah RUQYAH: THE EXORCISM dan GASING TENGKORAK. Perolehan 422.330 penonton lewat GASING TENGKORAK dan sekitar 2.550.271 penonton untuk JAILANGKUNG memang membuat Jose mantap di horor saja.

Jun

‘ZETA’, Film Horor Zombie Pertama Indonesia Yang Sangat Serius

Perkembangan dunia sinematik Indonesia memang semakin sukses dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Tak ingin ketinggalan tren mengenai kisah zombie, sutradara perempuan Amanda Iswan memberanikan dirilis untuk merilis ZETA. ZETA sendiri adalah film horor thriller mengenai zombie pertama di Indonesia yang digarap sangat serius.

 

Ingin membuat perbedaan dari film bernuansa zombie yang pernah digarap sineas Tanah Air, Mandy sebagaimana dia disapa pun mengambil referensi dari sejumlah film-film Hollywood yang bertema zombie. Dilansir Wartakota, Mandy pun juga menyebutkan jika serial TV soal zombie yakni The Walking Dead juga jadi salah satu inspirasinya.

 

Lewat trailer perdana yang sudah dirilis, ZETA memang menghadirkan kengerian akibat wabah zombie. Ada tiga tokoh utama yang disorot sepanjang trailer berdurasi dua menit itu yakni Jeff Smith yang berperan sebagai remaja SMA bernama Deon, lalu Cut Mini sebagai pemeran togel online Isma, ibu dari Deon yang tengah sakit dan terakhir ialah Dimas Aditya. Belum bisa memastikan kepastian kapan dirilis, ZETA juga memakai spesial efek yang mumpuni demi menciptakan kehancuran dan kekacauan Indonesia akibat serangan para zombie.

 

Riset ‘ZETA’ Sangat Maksimal

 

Untuk bisa membuat sebuah film horor zombie yang benar-benar masuk akal dan sangat berkualitas, Mandy memang melakukan riset maksimal untuk film garapan Swan Studio itu. Lulusan Quinnipiac University, School of Communications Hamden, Connecticut AS dengan major Film, Video and Interactive Media (2012-2015) ini bahkan meneliti mendalam mengenai asal mula penyakit yang bisa membuat manusia jadi zombie.

 

“Jadi semua yang ada di ZETA ini berbasis ilmu pengetahuan yang kemudian saya gabung jadi film dengan drama aksi dan semoga inti ceritanya bisa sampai ke penonton. Jujur memang udah mulai banyak film tentang zombie di Indonesia ya. Tapi ZETA ini sangat berbeda karena risetnya jelas termasuk bagaimana manusia yang terinfeksi dan jadi zombie itu bergerak. Jadi ZETA ini film thriller dengan bumbu scifi,” papar Mandy panjang lebar.

 

Sosok Mandy pun dirasa cukup kuat bertanggung jawab atas ZETA karena dirinya pernah menghadiri Hong Kong Film Art hingga Cannes Film Market di Prancis. Tak cuma itu saja, ZETA pun diproduseri oleh Syaiful Wathan yang sudah pernah terlibat dalam CATATAN AKHIR SEKOLAH (2005) dan MAKE MONEY (2012).

 

Cerita Cut Mini Ketakutan Demi ‘ZETA’

 

Kehadiran Cut Mini dalam ZETA memang cukup mengejutkan karena ini akan jadi film horor thriller pertamanya sejak menjadi aktris dalam waktu 15 tahun terakhir. Pemeran ibu Muslimah dalam film blockbuster LASKAR PELANGI (2008) inipun menjelaskan kepada Kompas bahwa dirinya memang tak menyukai film bergenre horor dan bahkan tak pernah menonton Walking Dead.

 

Bahkan saat manajernya menawarkan ZETA, Mini sempat menolaknya. Namun setelah membaca sinopsisnya, Mini akhirnya menerima tawaran itu. Namun selama proses syuting, Mini tetap saja ketakutan akan sosok zombie. “Selama syuting itu aku siapkan mental karena kan aku nggak tahu bentuk zombie itu kayak apa. Dan saat aku di lokasi lihat para pemeran zombie, tetap saja kaget akhirnya.”

Melihat riset maksimal dan sinematografi yang diperlihatkan, bukan tak mungkin kalau ZETA bisa mengikuti jejak sukses film zombie Korea Selatan, TRAIN TO BUSAN (2016). Film yang dibintangi aktor tampan Gong Yoo itu bahkan meraup USD 87,5 juta (sekitar Rp 1,2 triliun) dari peredarannya secara global.

May

Pada Awalnya Deadpool Punya Anak pada Film Sekuelnya

Siapa yang sudah tak sabar menunggu rilisnya film Deadpool 2 yang tinggal menghitung hari ini? kisah superhero yang mana diperankan oleh suami Blake Lively, Ryan Reynolds ini, ternyata memiliki cerita menarik di baliknya. Ternyata, Deadpool 2 memiliki cerita asli yang berbeda dari yang dibuat dalam bentuk filmnya.

Diubah Ceritanya

Reynolds sendiri mengatakan bahwa ia dan juga tim penulis, Rhett Reese dan juga Paul Wernick, memiliki ide membuat Deadpool menjadi sosok seorang ayah pada film sekuelnya. “Awalnya ‘Bagaimana kalau Deadpool punya seorang anak?’ Seperti bagaimana kalau kami memulainya 5 tahun kemudian dan apa yang akan terjadi?” ungkap Ryan Reynolds ketika dirinya diwawancarai, dikutip dari CNN Indonesia.

“Akan tetapi baru setengah halaman saja (naskahnya), cerita tersebut tak bisa dipertahankan lagi,” ungkapnya lebih detail. “Kemudian kami saling berbicara, ‘Tidak, tidak, ini tak akan pernah berhasil.’ Kemudian kami kembali ke papan gambar dan mengerjakannya lagi tentang keinginan untuk mempunyai seorang anak,” imbuhnya.

“Keinginan itu yang mana menjadi sesuatu yang saya tahu akan jadi pengalaman tiap hari, menginginkan memiliki seorang anak akan tetapi tidak bisa,” lanjutnya.

Reynolds pun akhirnya tidak memberikan gambaran yang jelas soal sekuel film pahlawan Marvel yang sangat unik tersebut. akan tetapi film Deadpool 2 yang bakal tayang pada tanggal 18 Mei 2018 ini sudah pasti mengisahkan tentang pertarungannya dengan sang penjelajah waktu, Cable.

Di dalam film ini juga, Deadpool bakal membuat tim namanya X-Force yang mana terdiri dari sejumlah mutan guna melindungi mutan Russell dari serangan Cable. Dengan niat menampilkan sosok Deadpool yang menjadi sosok ayah, Reynolds pun mengatakan bahwa ingin menonjolkan pesan keluarga pada film ini yang ia sebut sebagai genre komedi-aksi keras itu.

“Di film pertama adalah tentang kisah cinta ala film dari buku komik, dan untuk yang kali ini (Deadpool 2) adalah sebuah film keluarga ala film dari buku komik juga,” tukasnya.

Hal Menarik dari Deadpool 2

Meskipun akhirnya Deadpool 2 tidak akan ada sosok Deadpool yang menjadi seorang ayah, nonton movie online ini masih sangat menyenangkan untuk ditonton. Dibawah ini ada beberapa hal menarik yang bisa dilihat dari trailernya.

  1. Kemunculan sosok Vanessa

Salah satu hal yang sangat mengejutkan dari film ini dan terlihat dari trailernya adalah munculnya sosok Vanessa (Morena Baccarin) yang merupakan orang yang sangat tepat bersanding dengan Wade dari segala macam hal. Di dalam trailer ini, ditunjukkan sosok Vanessa sehingga menunjukkan bahwa hubungan keduanya masih tetap terjaga. Hal ini juga menunjukkan bahwa kisah romansa mereka masih juga disajikan di film Deadpool 2 ini setelah beberapa promo Deadpool 2 yang sebelumnya ‘love interest’ dari Wade Wilson tersebut tak diperlihatkan sama sekali.

  1. Misi Utama Cable Akhirnya Terungkap

Cable adalah seorang mutan cyborg yang memimpin perang dari masa depan dan akhirnya ia mengatakan maksud dan juga tujuannya dalam Deadpool 2 lewat trailer ini. misinya adalah kembali ke masa lalunya untuk menculik dan juga membunuh seorang anak kecil mutan juga (Jullian Dennison) yang mempunyai kemampuan membuat api.

Dan dalam penampilannya sekilas di trailernya, anak kecil itu dikurung dan menggunakan sebuah alat yang mana terpasang di lehernya. Hal ini mencegah dirinya menggunakan kekuatannya.

Makin tidak sabar melihat aksi Deadpool dalam Deadpool 2 bukan?