‘ZETA’, Film Horor Zombie Pertama Indonesia Yang Sangat Serius

Jun

‘ZETA’, Film Horor Zombie Pertama Indonesia Yang Sangat Serius

Perkembangan dunia sinematik Indonesia memang semakin sukses dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Tak ingin ketinggalan tren mengenai kisah zombie, sutradara perempuan Amanda Iswan memberanikan dirilis untuk merilis ZETA. ZETA sendiri adalah film horor thriller mengenai zombie pertama di Indonesia yang digarap sangat serius.

 

Ingin membuat perbedaan dari film bernuansa zombie yang pernah digarap sineas Tanah Air, Mandy sebagaimana dia disapa pun mengambil referensi dari sejumlah film-film Hollywood yang bertema zombie. Dilansir Wartakota, Mandy pun juga menyebutkan jika serial TV soal zombie yakni The Walking Dead juga jadi salah satu inspirasinya.

 

Lewat trailer perdana yang sudah dirilis, ZETA memang menghadirkan kengerian akibat wabah zombie. Ada tiga tokoh utama yang disorot sepanjang trailer berdurasi dua menit itu yakni Jeff Smith yang berperan sebagai remaja SMA bernama Deon, lalu Cut Mini sebagai pemeran togel online Isma, ibu dari Deon yang tengah sakit dan terakhir ialah Dimas Aditya. Belum bisa memastikan kepastian kapan dirilis, ZETA juga memakai spesial efek yang mumpuni demi menciptakan kehancuran dan kekacauan Indonesia akibat serangan para zombie.

 

Riset ‘ZETA’ Sangat Maksimal

 

Untuk bisa membuat sebuah film horor zombie yang benar-benar masuk akal dan sangat berkualitas, Mandy memang melakukan riset maksimal untuk film garapan Swan Studio itu. Lulusan Quinnipiac University, School of Communications Hamden, Connecticut AS dengan major Film, Video and Interactive Media (2012-2015) ini bahkan meneliti mendalam mengenai asal mula penyakit yang bisa membuat manusia jadi zombie.

 

“Jadi semua yang ada di ZETA ini berbasis ilmu pengetahuan yang kemudian saya gabung jadi film dengan drama aksi dan semoga inti ceritanya bisa sampai ke penonton. Jujur memang udah mulai banyak film tentang zombie di Indonesia ya. Tapi ZETA ini sangat berbeda karena risetnya jelas termasuk bagaimana manusia yang terinfeksi dan jadi zombie itu bergerak. Jadi ZETA ini film thriller dengan bumbu scifi,” papar Mandy panjang lebar.

 

Sosok Mandy pun dirasa cukup kuat bertanggung jawab atas ZETA karena dirinya pernah menghadiri Hong Kong Film Art hingga Cannes Film Market di Prancis. Tak cuma itu saja, ZETA pun diproduseri oleh Syaiful Wathan yang sudah pernah terlibat dalam CATATAN AKHIR SEKOLAH (2005) dan MAKE MONEY (2012).

 

Cerita Cut Mini Ketakutan Demi ‘ZETA’

 

Kehadiran Cut Mini dalam ZETA memang cukup mengejutkan karena ini akan jadi film horor thriller pertamanya sejak menjadi aktris dalam waktu 15 tahun terakhir. Pemeran ibu Muslimah dalam film blockbuster LASKAR PELANGI (2008) inipun menjelaskan kepada Kompas bahwa dirinya memang tak menyukai film bergenre horor dan bahkan tak pernah menonton Walking Dead.

 

Bahkan saat manajernya menawarkan ZETA, Mini sempat menolaknya. Namun setelah membaca sinopsisnya, Mini akhirnya menerima tawaran itu. Namun selama proses syuting, Mini tetap saja ketakutan akan sosok zombie. “Selama syuting itu aku siapkan mental karena kan aku nggak tahu bentuk zombie itu kayak apa. Dan saat aku di lokasi lihat para pemeran zombie, tetap saja kaget akhirnya.”

Melihat riset maksimal dan sinematografi yang diperlihatkan, bukan tak mungkin kalau ZETA bisa mengikuti jejak sukses film zombie Korea Selatan, TRAIN TO BUSAN (2016). Film yang dibintangi aktor tampan Gong Yoo itu bahkan meraup USD 87,5 juta (sekitar Rp 1,2 triliun) dari peredarannya secara global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *